Selasa, 19 Februari 2013

Tugas KPST 1


1. Dampak kekuatan fikiran manusia (power of mind)
2. Apa yang ingin didapatkan oleh mata kuliah ini ?
3. contoh sains dan teknologi
4. apa perbedaan berpikir sistematis, berpikir kritis, dan berpikir ilmiah ?


1. Hal yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah pada pikiran. Kita mempunyai akal untuk berpikir. Akal atau pikiran manusia adalah anugerah dari Tuhan yang maha Esa. Pikiran lah yang mengontrol apa yang akan kita lakukan. Anda mungkin tidak menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi atas diri anda adalah hasil dari apa yang ada di pikiran anda. Tubuh anda hanyalah menjalankan perintah dari pikiran yang kemudian akan direspon oleh alam semesta denganfeedback yang sama. Jika anda melakukan sesuatu yang positif, alam semesta akan memberikan feedback yang positif pula. Jika anda melakukan sesuatu yang negatif, maka alam semesta juga akan memberikan feedback yang negatif. Pertanyaannya adalah bagaimana anda bisa melakukan sesuatu yang positif jika perintah yang keluar dari pikiran anda adalah negatif. Tidak mungkin bukan? Dengan kata lain, pikiran lah yang menguasai tubuh.
Maka mulailah sekarang berpikirlah secara positif. Isi pikiran kita dengan keberhasilan, kehebatan, keberanian, dll. Karena pikiran kitalah yang menentukan apa dan siapa kita. 


2. Dengan mempelajari mata kuliah ini, diharapkan kita mendapat ilmu terhadap tekonologi dan sains yang berkonsep pengembangan dan pengaplikasiannya pada kehidupan nyata dan lingkungan kita sehingga mempermudah segala pekerjaan dan memajukan ilmu pengetahuan untuk kesejatreaan umat manusia dan dunia.

3. Teknologi dianggap sebagai penerapan sains dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Teknologi adalah segenap keterampilan manusia menggunakan sumber daya alam untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan. Secara lebih umum teknologi merupakan suatu sistem penggunaan berbagai sarana yang tersedia untuk mencapai tujuan-tujuan praktis yang ditentukan.
Perkembangan sains dan teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi. Adanya perkembangan tersebut menimbulkan cabang ilmu pengetahuan baru. Sains dan teknologi memungkinkan terjadinya perkembangan keterampilan dan kecerdasan manusia karena  perkembangan sains dan teknologi menyediakan sarana dan prasarana penunjang kegiatan ilmiah.
Kemajuan dalam penguasaan sains meningkatkan kemajuan teknologi. Sebaliknya taraf penguasaan teknologi yang maju akan meningkatkan penguasaan sains lebih lanjut. Sains dan teknologi saling membutuhkan karena sains tanpa teknologi bagaikan pohon tak berbuah, sedangkan teknologi tanpa sains bagaikan pohon tak berakar (science without technology has no fruit, technology without science has no root).
Contoh hubungan sains dan teknologi pada kehidupan sehari – hari :
1.                  Penerapan ilmu fisika tentang lensa menghasilkan produk teknologi seperti mikroskop dan teleskop. Mikroskop digunakan untuk melihal obyek yang sangat kecil seperti bakteri, sehingga klasifikasi bakteri bisa dilakukan. Hasil klasifikasinya dapat membantu  dalam bidang kedokteran dan industri makanan.
2.                  Penerapan ilmu elektro dapat menghasilkan robot yang bermanfaat dalam bidang industri, manufaktur, kesehatan, dan sebagainya. Robot juga bisa berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dalam kegiatan penelitian yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia, seperti  penyelaman ke dasar laut dalam dan penelitian gunung berapi.

4. a. Berpikir Sistematik : berpikir sistem adalah suatu proses untuk memahami suatu fenomena dengan tidak hanya memandang dari satu atau dua sisi tertentu. Berpikir sistem berarti bagaimana memahami bahwa suatu fenomena akan dipengaruhi oleh banyak fenomena lainnya. Sebagai contoh sederhana ekosistem yang terdiri dari berbagai elemen, seperti air, udara, tumbuhan, hewan mereka merupakan satu kesatuan. 
    b. berpikir kritis : berpikir kritis adalah sebuah kemampuan berpikir dalam menilai sebuah informasi sebelum ia menjadi pikiran dan tersimpan menjadi memori. Seorang pemikir kritis diharapkan mampu untuk menyimpulkan informasi yang diketahuinya setelah sebelumnya ia mengurai informasi tersebut berupa peristiwa, berita, dan pikiran yang semula utuh, lalu menjadi satuan-satuan kecil, kategori-kategori, kelompok-kelompok, serta memahami detil dari satuan, kategori, atau kelompok tersebut. Mengetahui cara memanfaatkan informasi untuk memecahkan masalah, dan mencari sumber-sumber informasi yang relevan untuk dirinya
     c. berpikir ilmiah : Berpikir Ilmiah merupakan suatu pemikiran atau tindakan seorang manusia yang menggunakan dasar-dasar dan ilmu tertentu. Sehingga ide tersebut dapat diterima orang lain. Berpikir ilmiah juga harus melalui proses yang panjang dan benar karena akan menyangkut kebenaran. Dalam berpikir ilmiah seseorang harus memperhatikan dasar-dasarnya. Yang didalamnya menyangkut apa,siapa,dimana,kapan,dan bagaimana. Biasanya hal itu digunakan untuk mencari rumusan masalah dan mencari solusi atau kesimpulan suatu masalah. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar